“Ada 15 (anggota dewan periode 2004-2009 yang kami panggil ) ” terang Sunarta , Semoga ada titik terang sebap dari keterangan para saksi yang diperiksa mengarah kesana (keterlibatan anggota dewan). Yah setelah kami panggil, barulah ada penetapan status tersangkanya ” katanya, Jumat (27/7) dikantor kejati.
Lanjut yang disampaikan asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi ke-15 anggota dewan tersebut akan diperiksa mulai Senin hingga Kamis mendatang. Pemeriksaan akan dilakukan secara marathon. Pemeriksaan ini bertujuan mencari alat bukti kuat yang mengarah keterlibatan wakil rakyat dalam dugaan korupsi. Modus korupsi dalam P2SEM bisa dalam bentuk potongan dana pemberian hibah dan juga penerima hibah fiktif nanti jumat pekan depan akan disampaikan kepada rekan rekan wartawan ” jelas Didik .
Bergulirnya kasus Program bantuan dana hibah ini sebelumnya telah menjerat sedikitnya 25 orang sebagai terpidana korupsi. Salah satunya adalah Ketua DPRD Jatim, periode 2004 – 2009, (almarhum) Fathorrasjid, yang telah dijatuhi hukuman penjara enam tahun oleh Pengadilan Negeri Surabaya. P2SEM bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digagas Pemprov Jatim era Gubernur Imam Utomo pada 2008 (lm/red).

